Close Menu
ukm.beritajatim.idukm.beritajatim.id
  • Beranda
  • Berita UMKM
  • Directory
    • Agrobisnis
    • Fashion
    • Furnitur
    • Kerajinan dan Souvenir
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Perlengkapan Kantor dan Sekolah
    • Transportasi
    • Sembako
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Pendaftaran
  • Jaringan
    • Beritajatim.com
    • Visual
    • Sastra
    • Beritajatim.ID
    • Pilar.ID
  • Tentang
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • UMKM Gunung Mas Dapat Pendampingan Sertifikasi Halal Gratis, Peluang Tembus Pasar Nasional dan Ekspor
  • UMKM Diminta Cek Omzet dan Status Usaha, DJP Beberkan 4 Langkah Manfaatkan Insentif Pajak PP 20/2026
  • Menteri UMKM Tegaskan NIB Bukan Alat Penarikan Pajak, Pelaku Usaha Diminta Tak Khawatir
  • Pemkot Cilegon Salurkan Pinjaman UMKM untuk Cetak 5.000 Wirausaha Baru
  • Kemendag Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi Digital, Bidik Pasar Global di Tengah Perubahan Perdagangan Dunia
  • Revisi UU P2SK Buka Jalan Hapus Utang UMKM, Dorong Ekonomi Bangkit
  • Bank Indonesia Dorong Pariwisata Belitung Go Internasional Lewat UMKM dan SDM Wisata
  • UMKM Mobile Clinic di Tejakula Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas, Fokus pada Legalitas hingga Branding Produk
Facebook X (Twitter) Instagram
ukm.beritajatim.idukm.beritajatim.id
Daftar
  • Beranda
  • Berita UMKM
  • Directory
    • Agrobisnis
    • Fashion
    • Furnitur
    • Kerajinan dan Souvenir
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Perlengkapan Kantor dan Sekolah
    • Transportasi
    • Sembako
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Pendaftaran
  • Jaringan
    • Beritajatim.com
    • Visual
    • Sastra
    • Beritajatim.ID
    • Pilar.ID
  • Tentang
  • Kontak
ukm.beritajatim.idukm.beritajatim.id
Home»Berita»UMKM Gunung Mas Dapat Pendampingan Sertifikasi Halal Gratis, Peluang Tembus Pasar Nasional dan Ekspor
Berita

UMKM Gunung Mas Dapat Pendampingan Sertifikasi Halal Gratis, Peluang Tembus Pasar Nasional dan Ekspor

Agathon Agnar14 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pelaku UMKM di Gunung Mas mengikuti pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal gratis untuk meningkatkan daya saing dan akses pasar.
Pelaku UMKM di Gunung Mas mengikuti pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal gratis untuk meningkatkan daya saing dan akses pasar. (foto: Dok Pemkab Gunung Mas)

Gunung Mas (beritajatim.id) – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gunung Mas mendapat kesempatan memperkuat daya saing usahanya melalui program Sosialisasi, Pelatihan, dan Pendampingan Pengajuan Sertifikasi Halal Gratis yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Gunung Mas, Jumat (12/6/2026).

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah dan Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan kualitas produk UMKM sekaligus memperluas akses pasar melalui kepemilikan sertifikasi halal.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, yang diwakili Staf Ahli Bupati Gunung Mas, Salampak Haris. Hadir pula Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Satria Febrino, perwakilan UIN Palangka Raya, sejumlah kepala perangkat daerah, serta pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gunung Mas.

Dalam sambutan Bupati Gunung Mas yang dibacakan Salampak Haris, ditegaskan bahwa sektor UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian daerah. Selain berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, UMKM juga menjadi sektor yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Menurut Salampak Haris, tantangan persaingan usaha yang semakin kompetitif menuntut pelaku UMKM untuk memenuhi berbagai standar dan persyaratan yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen. Salah satu aspek yang kini menjadi kebutuhan penting adalah kepemilikan sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku usaha di sektor makanan dan minuman.

Ia menjelaskan bahwa sertifikasi halal tidak lagi dipandang sebagai sekadar pelengkap administrasi, melainkan telah menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kredibilitas produk, memperluas akses pemasaran, sekaligus memenuhi ketentuan regulasi yang berlaku. Produk yang telah mengantongi sertifikat halal dinilai memiliki nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas juga mengapresiasi sinergi yang dibangun Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah bersama UIN Palangka Raya dalam memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM. Program tersebut diharapkan mampu membantu para pelaku usaha memahami proses sertifikasi hingga memperoleh legalitas halal bagi produknya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Satria Febrino, menegaskan bahwa sertifikat halal saat ini telah berkembang menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan usaha. Menurutnya, produk bersertifikat halal memiliki peluang lebih besar untuk memasuki jaringan ritel modern, platform perdagangan digital, hingga pasar ekspor.

Satria menjelaskan bahwa Bank Indonesia terus memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi syariah melalui berbagai program yang terintegrasi dalam Jaminan Produk Halal (JPH) dan Halal Value Chain (HVC). Langkah tersebut dilakukan melalui akselerasi sertifikasi halal UMKM, penguatan rantai pasok halal, pembinaan industri kreatif syariah, perluasan akses pembiayaan syariah, digitalisasi usaha, hingga peningkatan literasi masyarakat terkait produk halal.

Melalui program pelatihan dan pendampingan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai prosedur pengajuan sertifikasi halal, tetapi juga mendapatkan bimbingan teknis hingga proses penerbitan sertifikat selesai.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah UMKM bersertifikat halal di Kabupaten Gunung Mas. Dengan legalitas halal yang dimiliki, pelaku usaha berpeluang memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, memperkuat kepercayaan konsumen, serta meningkatkan daya saing usaha di tingkat regional, nasional, bahkan pasar internasional.

Langkah kolaboratif antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan perguruan tinggi ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi daerah berbasis UMKM yang berkelanjutan. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, sertifikasi halal dinilai menjadi salah satu kunci penting bagi UMKM untuk naik kelas dan memperluas peluang bisnis di masa depan. (aga)

sertifikasi halal
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

UMKM Diminta Cek Omzet dan Status Usaha, DJP Beberkan 4 Langkah Manfaatkan Insentif Pajak PP 20/2026

13 Juni 2026

Pemkot Cilegon Salurkan Pinjaman UMKM untuk Cetak 5.000 Wirausaha Baru

8 Juni 2026

Kemendag Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi Digital, Bidik Pasar Global di Tengah Perubahan Perdagangan Dunia

6 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita UMKM

UMKM Gunung Mas Dapat Pendampingan Sertifikasi Halal Gratis, Peluang Tembus Pasar Nasional dan Ekspor

14 Juni 2026

UMKM Diminta Cek Omzet dan Status Usaha, DJP Beberkan 4 Langkah Manfaatkan Insentif Pajak PP 20/2026

13 Juni 2026

Pemkot Cilegon Salurkan Pinjaman UMKM untuk Cetak 5.000 Wirausaha Baru

8 Juni 2026

Kemendag Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi Digital, Bidik Pasar Global di Tengah Perubahan Perdagangan Dunia

6 Juni 2026
© 2026 UKM BERITAJATIM.COM
  • Beranda
  • Berita UMKM
  • Directory
    • Agrobisnis
    • Fashion
    • Furnitur
    • Kerajinan dan Souvenir
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Perlengkapan Kantor dan Sekolah
    • Transportasi
    • Sembako
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Pendaftaran
  • Jaringan
    • Beritajatim.com
    • Visual
    • Sastra
    • Beritajatim.ID
    • Pilar.ID
  • Tentang
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.