Jakarta (beritajatim.com) – Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Sudis PPKUKM) Jakarta Barat resmi mencanangkan program SEMARAK (Strategi Pemasaran Digital Berkelanjutan) di Taman Cattleya, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu (7/7/2024). Program ini bertujuan untuk memudahkan pemasaran produk UMKM binaan.
Kepala Sudis PPKUKM Jakbar, Iqbal Idham Ramid, menyatakan bahwa inisiasi program SEMARAK muncul dari kegelisahan masyarakat yang bertanya di mana bisa membeli produk UMKM yang enak dan mudah diakses. “Program SEMARAK dirancang agar produk-produk lokal dapat dibeli langsung melalui e-commerce Tokopedia, tanpa harus menunggu acara khusus,” ujarnya.
Program SEMARAK dirancang untuk membantu pelaku UMKM agar lebih mandiri dalam mengelola bisnisnya. “Dengan prinsip ‘help people to help themselves’, SEMARAK terdiri dari tiga rangkaian kegiatan: seleksi pelaku usaha UMKM, enterpreneur series bersama Universitas Binus, dan pembuatan katalog digital SEMARAK Jakarta Barat di halaman Beli Lokal Tokopedia. Program ini juga didukung oleh kegiatan Jumat Beli Lokal dan Bazar Kecamatan Palmerah,” tambah Iqbal.
Pencanangan program SEMARAK dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, bersama Kepala Dinas PPKUKM Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo. Wali Kota Uus Kuswanto mengapresiasi program SEMARAK dan mengungkapkan kebanggaannya terhadap inisiatif ini. “Program SEMARAK tidak hanya mengangkat keberagaman budaya dan potensi ekonomi wilayah, tetapi juga memperkuat koneksi antara produk lokal dan masyarakat luas,” ujarnya.
Wali Kota juga mengimbau para pelaku UMKM untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi, termasuk penerapan barcode dan digitalisasi produk. “Bagi yang sudah menyesuaikan diri dengan digitalisasi, terus tingkatkan usahanya. Bagi yang belum, silakan berkoordinasi dengan Sudis PPKUKM Jakbar. Kami siap membantu,” tuturnya.
Elisabeth Ratu Rante Allo, Kepala Dinas PPKUKM Jakarta, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota Jakarta Barat atas dukungannya terhadap pelaku UMKM. “Pencanangan program SEMARAK Beli Lokal diharapkan dapat membantu UMKM bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, terutama dengan diperkenalkannya barcode transaksi bersuara yang memastikan transaksi masuk ke rekening pelaku UMKM,” katanya.
Pencanangan program SEMARAK Beli Lokal Jakarta Barat diikuti oleh 68 pelaku UMKM, termasuk 52 pelaku usaha kuliner, 9 pelaku usaha fashion, 5 pelaku usaha kerajinan, dan 2 pelaku usaha beauty & health care. Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat dan tamu undangan, termasuk Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya, Kepala Kanwil DJP Jakbar, dan pimpinan berbagai organisasi serta perusahaan terkait. (hdl)

