Surabaya (beritajatim.com) – Pengembangan sebuah brand produk makanan yang sukses tidak hanya melibatkan pembuatan makanan yang lezat, tetapi juga memerlukan strategi yang kuat untuk menarik perhatian pasar.
Menurut Athok Murtadlo, pemerhati visual branding dari Stikosa AWS, ada beberapa tahap penting yang perlu diperhatikan dalam membangun brand, termasuk produk makanan.
“Selain rasa, kita juga mesti berhati-hati memberi nama untuk merek, desain logo dan kemasan, dan lain-lain,” tegasnya.
Kepada beritajatim.com, ia pun memberikan tips sebagai tahapan penting yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan brand produk makanan agar diminati pasar.
Penelitian Pasar
Tahap awal dalam menentukan brand produk makanan adalah melakukan penelitian pasar secara menyeluruh. Ini termasuk memahami preferensi konsumen, tren pasar terkini, serta identifikasi kebutuhan yang belum terpenuhi dalam pasar makanan.
Menentukan Nilai Unik
Setelah memahami pasar, langkah selanjutnya adalah menentukan nilai unik dari produk makanan Anda. Apa yang membedakan produk Anda dari yang lain? Apakah itu kualitas bahan baku yang premium, rasa yang unik, atau konsep inovatif? Nilai unik ini akan menjadi dasar untuk membangun brand Anda.
Penamaan dan Identitas Visual
Memilih nama yang mudah diingat dan mencerminkan karakteristik produk Anda sangat penting. Selain itu, pengembangan identitas visual yang menarik juga diperlukan, termasuk desain logo, kemasan produk, dan elemen visual lainnya yang konsisten dengan brand Anda.
Kualitas Produk yang Konsisten
Tidak peduli sebagus apa branding Anda, kualitas produk tetap menjadi kunci keberhasilan jangka panjang. Pastikan bahwa produk Anda konsisten dalam rasa, tekstur, dan kualitas keseluruhan untuk mempertahankan kepercayaan konsumen.
Komunikasi Brand
Membangun kesadaran merek melalui strategi komunikasi yang efektif sangat penting. Ini bisa meliputi kampanye iklan, media sosial, kolaborasi dengan influencer, serta kehadiran dalam acara atau pameran makanan.
Komitmen terhadap Pelanggan
Selalu prioritaskan kepuasan pelanggan dalam setiap langkah yang Anda ambil. Tanggapan pelanggan dapat menjadi sumber informasi berharga untuk meningkatkan produk Anda dan memperkuat hubungan merek.
Evaluasi dan Adaptasi
Tren dan preferensi pasar dapat berubah seiring waktu, oleh karena itu penting untuk terus mengevaluasi kinerja merek Anda dan siap untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Lakukan survei pelanggan, analisis kompetitor, dan perbarui strategi branding Anda sesuai kebutuhan.
“Tahapan ini bisa saja tidak berjalan sekali. Perlu evaluasi berkala,” ingat Athok. Yang jelas, dengan memperhatikan tahapan-tahapan ini, didukung dengan optimalisasi strategi branding, produksi, dan penjualan, produk yang ada berpeluang memiliki daya ekstra.
Dengan memiliki daya tarik ekstra, produk makanan di pasar akan mengundang minat, mencuri perhatian, dan pada gilirannya membangun kesetiaan pelanggan. (hdl)

