Mojokerto (beritajatim.com) – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli, meresmikan Cafe Jamu, sebuah program Desa Berdaya milik Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Program ini diharapkan mampu menggairahkan kembali perekonomian desa melalui inovasi berbasis potensi lokal.
Peresmian Cafe Jamu diawali dengan pertunjukan tari tradisional rawa rontek oleh warga setempat, dan ditandai dengan pemotongan pita oleh Pjs Bupati Mojokerto di halaman Bumdes Cafe Jamu.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Mojokerto Teguh Gunarko, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Yudha Akbar Prabowo, Asisten Pemerintahan Bambang Purwanto, serta Camat Mojoanyar.
“Program Desa Berdaya ini sangat strategis karena memanfaatkan potensi desa dengan inovasi tematik. Ini merupakan bagian dari economic branding yang bisa mendorong desa untuk bangkit kembali,” ujar Akhmad Jazuli.
Dukungan untuk Pengembangan Desa
Desa Kepuhanyar menjadi salah satu penerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Provinsi Jawa Timur, dan program Cafe Jamu adalah hasil dari inovasi Kepala Desa Kepuhanyar. Pjs Bupati berharap dukungan penuh dari warga untuk mendukung inisiatif ini.
“Kami harap rest area yang dikembangkan oleh Kades Kepuhanyar bisa menjadi tempat pemasaran produk lokal, sehingga memberi manfaat bagi ekonomi warga desa,” tambahnya.
Akhmad Jazuli juga menyampaikan bahwa tiga desa mandiri di Kabupaten Mojokerto menerima bantuan Rp 100 juta dari Pemprov Jatim untuk mendukung program Desa Berdaya pada tahun 2024.
Transformasi Desa Kepuhanyar
Kepala Desa Kepuhanyar, Slamet, menegaskan bahwa pada tahun 2019, Desa Kepuhanyar masih berstatus desa tertinggal. Namun, dalam waktu kurang dari lima tahun, desa tersebut berkembang menjadi desa mandiri dan kini menjadi desa berdaya.
“Satu-satunya desa Berdaya di Mojoanyar adalah Desa Kepuhanyar, dan ini berkat dukungan penuh dari pemerintah dan warga,” ujar Slamet.
Ia menjelaskan bahwa nama Cafe Jamu dipilih karena jamu dikenal sebagai minuman kesehatan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama warga desa. Cafe ini juga diharapkan menjadi ikon pertumbuhan ekonomi Desa Kepuhanyar. (tin/hdl)

