Palembang (beritajatim.com) – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kolaborasi strategis bersama maskapai nasional Garuda Indonesia, KPI memperkenalkan produk unggulan UMKM binaan Kilang Plaju dalam penerbangan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) pada 8 April 2025.
“Perkenalan produk mitraan ini menjadi salah satu elemen kejutan bagi awak dan penumpang,” ujar Corporate Secretary KPI, Hermansyah Y. Nasroen.
Dalam penerbangan tersebut, sebanyak 161 penumpang dan 7 kru berkesempatan menikmati beragam produk UMKM hasil program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Plaju Berdaya. Produk-produk tersebut antara lain Keripik Tempe Bu Mar, Teh Herbal Bu Jamiah, Ecoprint Scrunchies, Nastar by Orchid, serta Kopi Muara Cawang.
Ragam produk yang dihadirkan mencerminkan semangat inovasi dan kearifan lokal yang terus dikembangkan Kilang Pertamina Plaju bersama para mitra binaannya. Menurut Hermansyah, kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam membuka pasar yang lebih luas bagi produk lokal.
“UMKM mitra binaan KPI sangat beragam. Harapannya, semua mitra dapat Go National bahkan Go International,” ungkapnya.
Ia menambahkan, menghadirkan produk lokal di ketinggian 30.000 kaki adalah bukti bahwa potensi UMKM Indonesia mampu menembus batas dan layak diperkenalkan secara lebih luas.
Produk dengan Cerita Unik dan Berdaya Saing Tinggi
Setiap produk yang ditampilkan dalam penerbangan Garuda tersebut membawa cerita dan keunikan tersendiri.
Keripik Tempe Bu Mar berasal dari Kampung Tempe Plaju Ulu, sentra tempe yang eksis sejak 1952 dan kini dikembangkan lewat program TJSL Kampung Pangan Inovatif.
Nastar by Orchid merupakan karya pemuda lokal Plaju yang memadukan cita rasa klasik dengan tampilan modern.
Teh Herbal Bu Jamiah, yang pernah menjadi suvenir resmi dalam ajang G20 tahun 2022, diracik dari tanaman herbal rumahan seperti mint, rosella, sambiloto, dan bidara.
Ecoprint Scrunchies dari Rosella Ecoprint menawarkan aksesori fesyen ramah lingkungan melalui teknik pewarnaan alami dari daun-daunan.
Kopi Muara Cawang, berasal dari Desa Singapure, Lahat, yang diolah menggunakan energi surya lewat PLTS 2,2 kWp—simbol harmoni antara rasa premium dan inovasi energi bersih.
Dukung UMKM Menuju Pasar Ekspor
Dukungan terhadap program ini juga datang dari Pertamina pusat. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk sinergi antar-BUMN dalam memajukan UMKM.
“Pertamina telah mengembangkan program pelatihan untuk mendorong UMKM menghasilkan produk unggulan yang kompetitif di tingkat nasional serta layak ekspor,” jelas Fadjar.
Dengan pendekatan kreatif seperti promosi produk di dalam pesawat, Kilang Pertamina Internasional membuktikan bahwa pemberdayaan UMKM bisa dilakukan secara elegan sekaligus membanggakan. Upaya ini sejalan dengan semangat membangun ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal yang berkelanjutan. (ted)

