Close Menu
ukm.beritajatim.idukm.beritajatim.id
  • Beranda
  • Berita UMKM
  • Directory
    • Agrobisnis
    • Fashion
    • Furnitur
    • Kerajinan dan Souvenir
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Perlengkapan Kantor dan Sekolah
    • Transportasi
    • Sembako
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Pendaftaran
  • Jaringan
    • Beritajatim.com
    • Visual
    • Sastra
    • Beritajatim.ID
    • Pilar.ID
  • Tentang
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pertamina EP Tarakan Field Promosikan Batik Kubedistik Kaltara di Forum Nasional, Dorong UMKM Disabilitas Naik Kelas
  • Komisi VII DPR Apresiasi Tingginya TKDN Pembangunan IKN, Dorong UMKM Lokal Jadi Bagian Ekosistem Nusantara
  • Komisi VII DPR Desak Perlindungan UMKM di Platform Digital, Soroti Pembekuan Saldo Seller Online
  • Kemenperin Siapkan Program Restart IK, Percepat Pemulihan 3.020 Industri Kecil Terdampak Bencana di Tiga Provinsi
  • PP 20 Tahun 2026 Berlaku, DJP Papabrama Tegaskan Insentif Pajak UMKM Tetap Berlanjut Lebih Tepat Sasaran
  • Penyaluran KUR Tembus Rp147,7 Triliun, Pemerintah Perkuat UMKM Lewat Digitalisasi dan AI
  • Hari UMKM Internasional 2026, Pakar FEB UNAIR Soroti Tantangan SDM hingga Strategi Tembus Pasar Global
  • DPRD Barito Utara Pelajari Strategi Pengembangan UMKM Kota Yogyakarta, Fokus Perluasan Pasar
Facebook X (Twitter) Instagram
ukm.beritajatim.idukm.beritajatim.id
Daftar
  • Beranda
  • Berita UMKM
  • Directory
    • Agrobisnis
    • Fashion
    • Furnitur
    • Kerajinan dan Souvenir
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Perlengkapan Kantor dan Sekolah
    • Transportasi
    • Sembako
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Pendaftaran
  • Jaringan
    • Beritajatim.com
    • Visual
    • Sastra
    • Beritajatim.ID
    • Pilar.ID
  • Tentang
  • Kontak
ukm.beritajatim.idukm.beritajatim.id
Home»Berita»PNM Mekaar: Pendampingan Nasabah Sebagai Solusi Kredit Macet UMKM
Berita

PNM Mekaar: Pendampingan Nasabah Sebagai Solusi Kredit Macet UMKM

Hendro D. Laksono3 Desember 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kios barang kebutuhan sehari-hari di Pasar Wage Nganjuk
Kios barang kebutuhan sehari-hari di Pasar Wage Nganjuk

Jakarta (beritajatim.com) – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meyakini bahwa pendampingan nasabah adalah solusi efektif dalam menangani permasalahan kredit macet, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, sebagai tanggapan terhadap pernyataan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengenai tingginya angka kredit macet UMKM yang mencapai Rp 22,9 triliun.

Dodot menyatakan, “PNM bekerja untuk pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan. Pembiayaan dan pendampingan merupakan dua sisi mata uang yang tidak boleh dipisahkan satu sama lain.”

UMKM di Indonesia diakui sebagai pilar ekonomi nasional, yang tetap menjadi kekuatan ekonomi saat menghadapi krisis. PNM berkomitmen untuk terus melayani sektor UMKM guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Melalui layanannya yang berfokus pada ibu-ibu prasejahtera, PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) memberikan akses baru kepada tiga modal utama: modal finansial, intelektual, dan sosial. PNM tidak hanya memberikan pinjaman, tetapi juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada setiap nasabahnya.

Unit Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PNM menyelenggarakan berbagai program pelatihan untuk membantu pelaku usaha mikro dan UMKM. Hingga Oktober 2023, PNM telah menyelenggarakan 10.109 pelatihan dengan melibatkan 550.111 peserta. Selain itu, 721.780 nasabah telah dibantu untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).

Pendampingan nasabah dilakukan setiap minggu melalui Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) untuk memastikan kesuksesan usaha mereka. PNM juga aktif dalam edukasi literasi keuangan dan telah membentuk 418 klasterisasi usaha di desa-desa.

Ratnasari, seorang nasabah PNM dari Jakarta, berbagi pengalamannya. Ia merasakan hasil positif dari upaya PNM, yang membantu meningkatkan usahanya di tengah persaingan bisnis jajanan kue kering di Ibukota. Dengan inovasi dalam rasa, diversifikasi produk, dan perubahan kemasan yang dihasilkan dari pelatihan dan saran PNM, Ratnasari berhasil memenangkan persaingan pasar.

“Saya merasa kemasan saya sekarang lebih memiliki identitas setelah beberapa kali mendapat pelatihan dan saran dari teman-teman PNM. Ini membantu saya bersaing lebih baik,” ungkap Ratnasari. (hdl)

PT Permodalan Nasional Madani
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pertamina EP Tarakan Field Promosikan Batik Kubedistik Kaltara di Forum Nasional, Dorong UMKM Disabilitas Naik Kelas

13 Juli 2026

Komisi VII DPR Apresiasi Tingginya TKDN Pembangunan IKN, Dorong UMKM Lokal Jadi Bagian Ekosistem Nusantara

11 Juli 2026

Komisi VII DPR Desak Perlindungan UMKM di Platform Digital, Soroti Pembekuan Saldo Seller Online

3 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita UMKM

Pertamina EP Tarakan Field Promosikan Batik Kubedistik Kaltara di Forum Nasional, Dorong UMKM Disabilitas Naik Kelas

13 Juli 2026

Komisi VII DPR Apresiasi Tingginya TKDN Pembangunan IKN, Dorong UMKM Lokal Jadi Bagian Ekosistem Nusantara

11 Juli 2026

Komisi VII DPR Desak Perlindungan UMKM di Platform Digital, Soroti Pembekuan Saldo Seller Online

3 Juli 2026

Kemenperin Siapkan Program Restart IK, Percepat Pemulihan 3.020 Industri Kecil Terdampak Bencana di Tiga Provinsi

2 Juli 2026
© 2026 UKM BERITAJATIM.COM
  • Beranda
  • Berita UMKM
  • Directory
    • Agrobisnis
    • Fashion
    • Furnitur
    • Kerajinan dan Souvenir
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Perlengkapan Kantor dan Sekolah
    • Transportasi
    • Sembako
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Pendaftaran
  • Jaringan
    • Beritajatim.com
    • Visual
    • Sastra
    • Beritajatim.ID
    • Pilar.ID
  • Tentang
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.