Bandung (beritajatim.id) – Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menggelar Persis Ramadan Expo 2026 sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi umat sekaligus memperkenalkan produk usaha dari kalangan internal organisasi kepada masyarakat luas.
Kegiatan yang berlangsung di area parkir barat Trans Studio Mall Bandung pada Jumat (6/4/2026) tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta Ketua Umum PP Persis Jeje Zaenudin.
Expo ini juga melibatkan para pengurus organisasi serta pelaku usaha dari jaringan Persatuan Islam yang menampilkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Persis Dinilai Punya Peran Strategis di Bandung
Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai keberadaan Persatuan Islam memiliki posisi penting bagi Kota Bandung. Organisasi tersebut memiliki Dewan Pimpinan Pusat di kota ini sehingga menjadi bagian dari identitas sosial dan keagamaan Bandung.
Farhan juga menyoroti tradisi kewirausahaan yang sejak lama melekat pada komunitas Persis. Banyak tokoh dan ulama dalam organisasi tersebut yang dikenal memiliki latar belakang sebagai pedagang atau pelaku usaha.
Menurutnya, organisasi masyarakat keagamaan perlu terus mengembangkan kemandirian ekonomi melalui kegiatan usaha produktif agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Dorong UMKM Persis Masuk Jaringan Koperasi
Sementara itu, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Persis Ramadan Expo 2026. Ia menilai kegiatan ini dapat menjadi sarana memperkuat optimisme dalam pengembangan ekonomi berbasis komunitas.
Ferry menilai produk-produk UMKM dari jaringan Persis memiliki potensi besar untuk berkembang jika didukung dengan sistem distribusi yang terintegrasi, termasuk melalui jaringan koperasi.
Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara rutin setiap tahun agar semakin banyak pelaku usaha kecil yang memperoleh akses pasar yang lebih luas.
Ajang Promosi Produk UMKM Persis
Ketua Umum PP Persis Jeje Zaenudin menjelaskan bahwa penyelenggaraan Persis Ramadan Expo merupakan program organisasi yang dirumuskan dalam Musyawarah Kerja Nasional Persis.
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk menghimpun pelaku usaha dari kalangan internal Persis sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.
Pada tahap awal, expo ini diikuti oleh pelaku usaha dari wilayah Jawa Barat sebagai bagian dari uji coba program. Acara berlangsung selama tiga hari dengan memanfaatkan momentum Ramadan, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.
Menurut Jeje, expo tersebut menjadi sarana mempertemukan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas. Banyak produk dari komunitas Persis yang dinilai memiliki kualitas baik namun belum dikenal secara luas oleh masyarakat.
Lebih dari 50 Produk Ditampilkan
Dalam kegiatan ini, lebih dari 50 produk UMKM dipamerkan kepada pengunjung. Produk tersebut berasal dari berbagai sektor usaha seperti pertanian, perkebunan, kuliner, produk rumah tangga, hingga perawatan tubuh.
Menariknya, dalam kategori produk perawatan kulit atau skin care saja terdapat lebih dari 20 produk yang dipamerkan oleh pelaku usaha dari jaringan Persis.
Selain pengembangan UMKM, Persis juga terus membangun ekosistem ekonomi syariah melalui berbagai inisiatif organisasi. Salah satunya adalah pembentukan Persis Halal Center serta lembaga pemeriksa halal yang membantu proses sertifikasi produk bagi para pelaku usaha.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kualitas dan daya saing produk UMKM Persis di pasar yang lebih luas, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi umat berbasis nilai-nilai syariah.
Melalui kegiatan Persis Ramadan Expo 2026, organisasi ini berharap tercipta kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. (aga)

