Jakarta (beritajatim.com) – Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif. Pernyataan ini disampaikan Zulkifli Hasan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) di Bandung, Jawa Barat.
“Kita bersyukur tahun ini perkembangan ekonomi Indonesia lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Ini adalah momentum bagi UMKM untuk menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih berkembang karena tahun ini lebih mudah dibanding tahun lalu,” ujar Zulkifli Hasan, seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Perdagangan (Kemendag), Sabtu, 1 Juni 2024.
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2023
Selama tahun 2023, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,05 persen. Inflasi juga terkendali di kisaran 2,61 persen. Selain itu, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar USD 36,91 miliar, dengan tren surplus perdagangan selama 48 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 hingga April 2024.
Mendag Zulkifli Hasan mengajak pelaku UMKM untuk terus berkembang dan meningkatkan kapasitas mereka guna menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. “Jika ingin maju, kita harus berubah, harus dilatih, dan dibiasakan. Melalui HPN, kita belajar dan mulai praktik, sehingga dalam beberapa tahun ke depan mental kewirausahaan dapat berkembang. Kita jangan sampai ketinggalan,” ujarnya.
Pertumbuhan ekonomi yang positif di tahun 2023 memberikan peluang besar bagi UMKM di Indonesia. Dengan dorongan dan motivasi dari Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, diharapkan para pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum ini untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. (rio/hdl)

