Lumajang (beritajatim.com) – Gempol di Desa Tukum, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang dulunya sepi kini telah berkembang pesat menjadi pusat kegiatan UMKM lokal yang ramai dikunjungi masyarakat sekitar.
Berbagai lapak dagangan yang menjual produk-produk jajanan lokal menjadikan Gempol destinasi favorit warga untuk berbelanja dan bersosialisasi.
Kepala Desa Tukum, Susanto, yang akrab disapa Cak Santo, menyampaikan pesan penting kepada para pelaku UMKM yang berjualan di Gempol serta pengunjung yang datang ke sana. “Saat ini, kita dapat melihat betapa ramainya Gempol yang menjadi pusat aktivitas UMKM lokal. Namun, dalam keberlangsungannya, saya ingin mengajak semua pihak untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan bukanlah tanggung jawab satu orang atau kelompok saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama kita semua,” ujarnya dengan tegas.
Menurut Cak Santo, transformasi Gempol menjadi pusat kegiatan UMKM lokal memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, tetapi juga menuntut kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan menjaga kebersihan, Gempol akan tetap menjadi destinasi yang menarik dan bersih, sehingga memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan dan membangun kesadaran lingkungan yang lebih baik bagi semua pihak.
Upaya ini tidak hanya meningkatkan daya tarik Gempol sebagai pusat UMKM, tetapi juga menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi warga serta pengunjung.
Dengan sinergi dan kesadaran bersama, keberlangsungan dan kebersihan Gempol dapat terus terjaga, memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh komunitas. (hdl)

