Close Menu
ukm.beritajatim.idukm.beritajatim.id
  • Beranda
  • Berita UMKM
  • Directory
    • Agrobisnis
    • Fashion
    • Furnitur
    • Kerajinan dan Souvenir
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Perlengkapan Kantor dan Sekolah
    • Transportasi
    • Sembako
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Pendaftaran
  • Jaringan
    • Beritajatim.com
    • Visual
    • Sastra
    • Beritajatim.ID
    • Pilar.ID
  • Tentang
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pertamina EP Tarakan Field Promosikan Batik Kubedistik Kaltara di Forum Nasional, Dorong UMKM Disabilitas Naik Kelas
  • Komisi VII DPR Apresiasi Tingginya TKDN Pembangunan IKN, Dorong UMKM Lokal Jadi Bagian Ekosistem Nusantara
  • Komisi VII DPR Desak Perlindungan UMKM di Platform Digital, Soroti Pembekuan Saldo Seller Online
  • Kemenperin Siapkan Program Restart IK, Percepat Pemulihan 3.020 Industri Kecil Terdampak Bencana di Tiga Provinsi
  • PP 20 Tahun 2026 Berlaku, DJP Papabrama Tegaskan Insentif Pajak UMKM Tetap Berlanjut Lebih Tepat Sasaran
  • Penyaluran KUR Tembus Rp147,7 Triliun, Pemerintah Perkuat UMKM Lewat Digitalisasi dan AI
  • Hari UMKM Internasional 2026, Pakar FEB UNAIR Soroti Tantangan SDM hingga Strategi Tembus Pasar Global
  • DPRD Barito Utara Pelajari Strategi Pengembangan UMKM Kota Yogyakarta, Fokus Perluasan Pasar
Facebook X (Twitter) Instagram
ukm.beritajatim.idukm.beritajatim.id
Daftar
  • Beranda
  • Berita UMKM
  • Directory
    • Agrobisnis
    • Fashion
    • Furnitur
    • Kerajinan dan Souvenir
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Perlengkapan Kantor dan Sekolah
    • Transportasi
    • Sembako
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Pendaftaran
  • Jaringan
    • Beritajatim.com
    • Visual
    • Sastra
    • Beritajatim.ID
    • Pilar.ID
  • Tentang
  • Kontak
ukm.beritajatim.idukm.beritajatim.id
Home»Berita»79 Persen Kaum Muda Biasa Pembayaran Digital, Pelaku UMKM Saatnya Gunakan QRIS
Berita

79 Persen Kaum Muda Biasa Pembayaran Digital, Pelaku UMKM Saatnya Gunakan QRIS

Hendro D. Laksono13 Juli 2023Updated:13 Juli 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
BI siap memberikan fasilitas bagi pelaku UMKM untuk menggunakan kanal pembayaran QRIS (foto: qris.online)
BI siap memberikan fasilitas bagi pelaku UMKM untuk menggunakan kanal pembayaran QRIS (foto: qris.online)

Jakarta (pilar.id) – Filianingsih Hendarta, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), menekankan bahwa pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat mengincar pasar konsumen milenial dengan menyediakan sarana pembayaran digital.

“Dalam waktu dekat, 79 persen dari kaum muda sudah terbiasa dengan pembayaran digital. Jika pelaku UMKM tidak siap dengan pembayaran digital, mereka mungkin akan kehilangan pelanggan,” kata Filianingsih seperti yang dilaporkan oleh Antara pada Rabu (12/7/2023).

Menurut Filianingsih, generasi milenial yang berusia antara 24 hingga 39 tahun tidak terbiasa membawa uang tunai dalam jumlah besar. Sebagian besar dari mereka lebih memilih bertransaksi secara digital atau non-tunai.

“Saya berani bertaruh bahwa jika kita melihat dompet mereka, biasanya hanya ada sekitar Rp20 ribu karena mereka cenderung menggunakan pembayaran digital,” tambahnya.

Oleh karena itu, BI memfasilitasi para pelaku UMKM untuk menggunakan kanal pembayaran dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“UMKM dapat dengan mudah mengakses pembayaran digital melalui QRIS tanpa perlu perangkat khusus. Mereka hanya perlu menempelkan atau mengenakan stiker QRIS,” jelasnya.

Selain membantu kenyamanan bertransaksi secara digital, QRIS juga mempermudah UMKM dalam memperoleh modal usaha karena data transaksi pembayaran dapat digunakan sebagai faktor penilaian kredit yang dapat mendorong kepercayaan bank untuk memberikan kredit.

“UMKM seringkali menghadapi masalah modal dan tidak memiliki jaminan yang cukup untuk mendapatkan pinjaman. Namun, melalui QRIS, riwayat transaksi mereka akan tercatat oleh bank,” papar Filianingsih.

Dia juga mengungkapkan bahwa BI terus mendorong pengembangan UMKM untuk meningkatkan performa bisnis mereka dengan berpegang pada tiga pilar, yaitu penguatan korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan peningkatan akses terhadap pembiayaan.

Lebih lanjut, Filianingsih menyatakan bahwa BI juga sedang mengembangkan strategi untuk meningkatkan performa ekspor UMKM dan memperluas digitalisasi UMKM dari hulu hingga hilir melalui program-program seperti e-farming, e-commerce, dan dukungan e-financing. (hdl)

pembayaran digital QRIS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pertamina EP Tarakan Field Promosikan Batik Kubedistik Kaltara di Forum Nasional, Dorong UMKM Disabilitas Naik Kelas

13 Juli 2026

Komisi VII DPR Apresiasi Tingginya TKDN Pembangunan IKN, Dorong UMKM Lokal Jadi Bagian Ekosistem Nusantara

11 Juli 2026

Komisi VII DPR Desak Perlindungan UMKM di Platform Digital, Soroti Pembekuan Saldo Seller Online

3 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita UMKM

Pertamina EP Tarakan Field Promosikan Batik Kubedistik Kaltara di Forum Nasional, Dorong UMKM Disabilitas Naik Kelas

13 Juli 2026

Komisi VII DPR Apresiasi Tingginya TKDN Pembangunan IKN, Dorong UMKM Lokal Jadi Bagian Ekosistem Nusantara

11 Juli 2026

Komisi VII DPR Desak Perlindungan UMKM di Platform Digital, Soroti Pembekuan Saldo Seller Online

3 Juli 2026

Kemenperin Siapkan Program Restart IK, Percepat Pemulihan 3.020 Industri Kecil Terdampak Bencana di Tiga Provinsi

2 Juli 2026
© 2026 UKM BERITAJATIM.COM
  • Beranda
  • Berita UMKM
  • Directory
    • Agrobisnis
    • Fashion
    • Furnitur
    • Kerajinan dan Souvenir
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Perlengkapan Kantor dan Sekolah
    • Transportasi
    • Sembako
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Pendaftaran
  • Jaringan
    • Beritajatim.com
    • Visual
    • Sastra
    • Beritajatim.ID
    • Pilar.ID
  • Tentang
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.