Lamongan (beritajatim.com) — Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, secara resmi menyerahkan 2.000 sertifikat halal kepada pelaku UMKM di Kabupaten Lamongan. Penyerahan tersebut berlangsung di Lamongan Sport Center dan bertepatan dengan perayaan lima tahun Paguyuban Preneur Lamongan Megilan (Preman) pada Sabtu siang.
Sertifikat halal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung pengembangan UMKM melalui program prioritas “UMKM Naik Kelas”. Dalam sambutannya, Bupati Efendi mengucapkan selamat kepada para pelaku UMKM yang telah bertahan dan berkembang selama lima tahun.
“Selamat kepada semua pelaku UMKM yang telah berkontribusi pada peningkatan ekonomi Lamongan. Mari kita terus bersinergi untuk melanjutkan pembangunan daerah kita,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Bupati Efendi juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Lamongan akan segera menjadi pasar yang lebih potensial, berkat peningkatan infrastruktur transportasi seperti jalan tol, Bus Trans Jatim, dan ring road utara yang akan mempermudah pendistribusian produk UMKM.
“Dukungan dan sinergi Pemerintah Kabupaten Lamongan akan menciptakan pasar yang potensial untuk UMKM. Transportasi yang memadai akan memperlancar pendistribusian produk,” tambah Pak Yes.

Pemerintah Kabupaten Lamongan, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan, berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM dalam berbagai aspek, mulai dari pembekalan, solusi permodalan, hingga manajemen. Baru-baru ini, Pemkab Lamongan juga meluncurkan Mall Oleh-Oleh Lamongan (MOOLA) sebagai wadah pemasaran UMKM.
Tercatat, jumlah industri kecil dan menengah (IKM) yang dibina Pemkab Lamongan mengalami peningkatan sebesar 4 persen. Dari 17.808 unit pada tahun 2022, kini menjadi 18.175 unit pada tahun 2023.
Dengan dukungan dan fasilitas yang terus meningkat, diharapkan UMKM Lamongan akan semakin maju dan berkembang ke depannya. (hdl)

