Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyelenggarakan berbagai acara untuk memeriahkan puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-77 pada Sabtu, 20 Juli 2024.
Acara ini dipusatkan di halaman Balai Kota Surabaya dan dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua TP PKK Rini Indriyani, Sekretaris Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim, jajaran Forkopimda, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah (PD) Pemkot Surabaya.
Berbagai acara seperti bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pemberian penghargaan kepada 28 koperasi berprestasi, peluncuran aplikasi Awasi Boyo, serta penandatanganan nota kesepakatan dengan Kementerian Koperasi turut memeriahkan puncak Harkopnas ini.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya gotong royong untuk mengembangkan koperasi di Surabaya. Menurutnya, koperasi memiliki peran signifikan dalam pertumbuhan ekonomi mikro dan menengah di Surabaya.
“Perayaan Hari Koperasi ke-77 ini mencerminkan semangat gotong royong sesuai dengan Pancasila. Melalui koperasi, kita bergerak bersama untuk mengurangi kemiskinan di Surabaya,” ujar Eri.
Eri juga menyoroti peningkatan ekonomi Surabaya yang terus menunjukkan tren positif, berkat dukungan dari koperasi dan UMKM. Hingga saat ini, Pemkot Surabaya telah mengeluarkan lebih dari 113 ribu Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk UMKM.
Sebagai langkah pengembangan lebih lanjut, Pemkot Surabaya menandatangani nota kesepakatan dengan Kementerian Koperasi untuk memperluas jangkauan pasar koperasi dan UMKM. Eri berharap, kerjasama ini dapat memfasilitasi kegiatan koperasi dan mencegah inflasi.
“Kami berharap koperasi menjadi peluang bagi anak muda Surabaya untuk mengembangkan usahanya. Koperasi adalah rumah gotong royong yang relevan dengan era digital saat ini,” tambah Eri.
Sekretaris Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim, mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Surabaya yang melesat, terutama dari sektor koperasi dan UMKM. Ia berharap Surabaya bisa terus mempertahankan dan meningkatkan ekosistem UMKM untuk kesejahteraan warga.
“Pertumbuhan ekonomi Surabaya sangat baik, di atas rata-rata nasional, didukung oleh UMKM yang jumlahnya lebih dari 99 persen. Mari kita tingkatkan pengetahuan untuk menangkap peluang dari sektor lain dan mendukung perekonomian,” ujar Arif.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya, Dewi Soeriyawati, mengumumkan bahwa 28 koperasi terbaik telah melalui penilaian selama satu bulan, sesuai dengan kriteria dari kementerian, terutama kinerja keuangan dan kelembagaannya.
Dengan rangkaian acara ini, Pemkot Surabaya berharap dapat terus memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam pengembangan koperasi dan UMKM, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. (hdl)

