Mojokerto (beritajatim.com) – Kawasan Eduwisata BRILIaN Farm Mojokerto menjadi saksi pelaksanaan pelatihan khusus yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan dan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam pengolahan aloevera menjadi minuman sehat.
Lebih dari 10 peserta, mayoritas ibu rumah tangga dengan minat dalam industri minuman kesehatan, mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Fokus utama pelatihan adalah membuka peluang baru dalam pengembangan produk berbasis aloevera, sambil memperkenalkan teknik pengolahan inovatif dan sehat.
Moch Rizqi Aladib, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, menjelaskan, “Pelatihan melibatkan serangkaian sesi, mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, proses pengolahan aloevera, hingga teknik pengawetan alami untuk memastikan kualitas dan kesegaran produk. Para peserta juga diberikan pemahaman tentang aspek branding dan pemasaran, terutama dalam menghadapi tantangan pasar saat ini.”
Program pemberdayaan UMKM yang digelar Dompet Dhuafa Jawa Timur tidak berhenti pada pelatihan saja. Mereka berencana memberikan dukungan lanjutan kepada peserta, termasuk akses ke jaringan pemasaran dan sumber pendanaan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keterampilan yang diperoleh peserta dapat diaplikasikan secara praktis dan memberikan manfaat ekonomis yang nyata.
“Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong inovasi dan diversifikasi produk dalam industri UMKM lokal, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan ekonomi dan kesehatan masyarakat di sekitarnya,” ungkap Rizqi.
Dompet Dhuafa, sebagai lembaga filantropi Islam, telah berkontribusi selama lebih dari tiga dekade dalam pemberdayaan kaum dhuafa. Melalui pendekatan budaya, welasasih (filantropis), dan wirausaha sosial, lembaga ini menyelenggarakan program-program dalam lima pilar, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta Corporate Social Responsibility (CSR). (hdl)

