Semarang (beritajatim) – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) terus mempertegas perannya dalam mendorong usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKM-K) naik kelas melalui penguatan akses pembiayaan, pendampingan usaha, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha agar semakin bankable.
Salah satu kisah nyata dampak program tersebut datang dari Semarang, Jawa Tengah. Narista Hestarini, pelaku UMKM kuliner, berhasil mengembangkan usaha dessert miliknya dari skala rumahan hingga mampu mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) perbankan dengan penjaminan Jamkrindo.
Berawal dari Usaha Rumahan Saat Pandemi
Narista merintis GBOB Snack and Catering pada masa pandemi, ketika banyak sektor usaha mengalami tekanan. Ia melihat peluang di sektor kuliner dengan mengembangkan produk dessert, khususnya mille crepes, yang diproduksi dari rumah.
Namun, seperti banyak UMKM lainnya, keterbatasan modal dan belum siapnya administrasi usaha menjadi tantangan awal. Pada fase tersebut, Narista memperoleh dukungan dari Jamkrindo melalui Program Pinjaman Kemitraan sebesar Rp20 juta.
Dana tersebut dimanfaatkan untuk memperbaiki dapur produksi dan melengkapi peralatan usaha guna meningkatkan kapasitas produksi. Seiring meningkatnya permintaan, Jamkrindo juga memberikan bantuan sarana penunjang seperti tenda dan meja jualan.
Narista kemudian dikenal sebagai pelopor mille crepes kaki lima di kawasan Kuliner Aloon-Aloon Kauman Johar, Semarang.
Pendampingan dan Pelatihan Tingkatkan Kapasitas Usaha
Dukungan Jamkrindo tidak hanya berhenti pada permodalan. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan manajemen usaha, pengelolaan produksi, keamanan pangan, hingga strategi pemasaran digital dan konten media sosial.
Pendampingan ini membantu pelaku UMKM memahami pengelolaan biaya, perhitungan keuntungan, serta penyusunan strategi ekspansi usaha yang lebih terarah.
Melalui inovasi berkelanjutan, produk GBOB berkembang dari mille crepes menjadi berbagai varian dessert mengikuti tren pasar, seperti cheesecake, mochi, kromboloni, hingga produk viral lainnya. Eksposur media nasional turut memperluas jangkauan pasar.
Tembus KUR BRI dengan Penjaminan Jamkrindo
Memasuki fase pengembangan lebih besar, pada 2025 usaha Narista memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI yang dijamin oleh Jamkrindo. Capaian ini menjadi tonggak penting karena menunjukkan transformasi dari usaha yang belum bankable menjadi layak mendapatkan pembiayaan formal.
Saat ini, usaha tersebut telah membuka dua cabang baru, yakni Angkringane GBOB di Food Court Muladi Dome Undip Tembalang dan kafe a’Gbob di Mranggen, Semarang.
Plt Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari menegaskan bahwa penguatan UMKM harus dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, penjaminan perlu dibarengi pendampingan agar pelaku usaha mampu tumbuh sehat dan berkelanjutan.
Peran Strategis Jamkrindo dalam Ekosistem UMKM
PT Jamkrindo merupakan perusahaan penjaminan kredit yang tergabung dalam holding Indonesia Financial Group (IFG). Selain penjaminan KUR sebagai program pemerintah, Jamkrindo juga memiliki berbagai produk penjaminan non-program, seperti penjaminan kredit umum, kredit mikro, bank garansi, kredit konstruksi dan pengadaan barang/jasa, supply chain financing, hingga surety bond dan customs bond.
Melalui kombinasi penjaminan pembiayaan, pelatihan, serta penguatan ekosistem, Jamkrindo terus berperan sebagai mitra strategis dalam mendorong UMKM Indonesia menjadi lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Kisah UMKM dessert asal Semarang ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi pembiayaan dan pendampingan mampu mengantarkan pelaku usaha naik kelas dan memperluas skala bisnisnya. (aga)

