Jakarta (beritajatim.com) – Transformasi ekonomi digital di Indonesia menunjukkan percepatan yang signifikan. Berdasarkan studi terbaru dari Visa, sebanyak 85 persen warga Indonesia telah menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), terutama dalam layanan pelanggan dan aplikasi produktivitas di tempat kerja.
Fakta ini menandakan kesiapan masyarakat dalam menghadapi ekosistem perdagangan digital berbasis teknologi mutakhir.
Melihat peluang besar ini, Visa memperkenalkan Visa Intelligent Commerce, sebuah inisiatif inovatif yang memberi akses kepada pengembang dan pelaku teknologi untuk membangun sistem perdagangan berbasis AI yang aman, efisien, dan berskala besar. Inisiatif ini dirancang khusus untuk memperkuat sistem pembayaran digital di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia.
“Seiring dengan lanskap digital yang berkembang pesat, muncul kebutuhan untuk menjembatani kesenjangan pemahaman tentang peran AI dalam pembayaran. Komitmen kami adalah menyediakan transaksi yang aman, lancar, dan terjamin,” jelas Vira Widiyasari, Country Manager Visa Indonesia dalam Visa Asia Pacific Media Showcase, Rabu (4/6).
Dalam upaya mendorong inklusi keuangan, Visa juga meluncurkan Visa Accept, solusi pembayaran yang memungkinkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menerima pembayaran langsung ke kartu debit Visa hanya dengan menggunakan smartphone berteknologi NFC.
Solusi ini dinilai sangat strategis, terutama untuk memberdayakan pedagang kaki lima, pekerja lepas, dan pelaku usaha informal di wilayah dengan akses terbatas terhadap layanan perbankan formal.
“Melalui gabungan kekuatan jaringan global dengan kepemimpinan kami di inovasi pembayaran Asia Pasifik, kami menghadirkan solusi berbasis AI yang aman dan tepercaya,” ujar Jack Forestell, Chief Product and Strategy Officer Visa.
Visa juga memperluas penggunaan teknologi Visa Pay dan Digital Identity untuk memperkuat otorisasi transaksi digital. Fitur seperti Passkeys dan Tap to Confirm dirancang untuk meningkatkan kepercayaan pengguna di tengah kekhawatiran mengenai privasi dan keamanan data.
Langkah ini menjadi jawaban terhadap meningkatnya kebutuhan konsumen atas sistem pembayaran yang tidak hanya praktis, tetapi juga terlindungi secara menyeluruh.
Dengan berbagai inisiatif berbasis teknologi AI dan solusi pembayaran yang inklusif, Visa berkomitmen mempercepat digitalisasi sektor UMKM di Indonesia. Upaya ini sekaligus mendukung pemerintah dalam menciptakan ekosistem ekonomi digital yang inklusif, canggih, dan berdaya saing global. (ted)
