Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadan 2025, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Surabaya menggelar Pasar Rame (Ramadan Meriah) 2025 di halaman Masjid Raya Islamic Center, Surabaya.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus meramaikan masjid Islamic Center selama bulan suci.
Ketua Panitia Pasar Rame sekaligus Ketua Lembaga Perekonomian PC NU Surabaya, Imam Basori, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendorong masyarakat berkunjung ke masjid sambil mendukung UMKM mempromosikan produk mereka.
“Supaya masjid Islamic Center ini ramai dan dikunjungi oleh masyarakat, kami bersama PC NU Surabaya bekerja sama dengan Pemprov Jatim menggelar bazar Ramadan yang bertajuk Pasar Rame 2025,” ujar Imam.
Pasar Rame 2025 menampilkan 80 stan yang menjual berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, kosmetik, hingga pakaian. Menurut Imam, ini adalah kali pertama kegiatan ini diselenggarakan dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap Ramadan.
“Ini baru pertama kali kita selenggarakan, dan insyaallah akan menjadi kegiatan rutin selama bulan puasa,” tambahnya.
Ketua PCNU Kota Surabaya, Masduki Toha, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya Pasar Rame 2025. Ia menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya PC NU untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“PC NU melalui lembaga perekonomian memberikan apresiasi yang luar biasa dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi kehidupan masyarakat, terutama dengan mengangkat derajat para UMKM binaan PC NU,” jelas Toha.
Toha juga berharap agar Pasar Rame dapat menjadi momentum untuk membangkitkan geliat ekonomi di bulan Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Harapan kami, masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk membangkitkan perekonomian sekaligus berbelanja kebutuhan saat Lebaran mendatang,” ujarnya.
Melalui Pasar Rame 2025, PC NU Surabaya dan Pemprov Jatim tidak hanya ingin menciptakan ruang bagi UMKM untuk berkembang, tetapi juga mengajak masyarakat meramaikan masjid Islamic Center dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memadukan semangat keagamaan dengan pemberdayaan ekonomi kreatif. (hdl)

